Keluyuran Sambil Makan Siang di Resto Jejamuran Yogyakarta


Sesi jam kuliah telah usai tepat pukul 09.00 wib untuk hari ini dan lanjut besok pagi lagi. Namun, tugas sepertinya tak pernah padam, mati satu tumbuh seribu. Heeeemmm.. Kalau di kelas kami yang kadang hanya 7-8-9-10-11 orang doang dengan ragam karakteristik masing-masing, pertanyaan yang kerap muncul ketika lapar menyerang menjelang siang adalah “ayo nih makan kemana?” wkwkwkw. Maklum kami kadang sarapan dan kadang tidak sempat ya. Sarapan dan makan siang jadi satu. 

Kalau sudah begini, mau langsung ngerjain tugas yang udah menumpuk rasanya tak lagi peduli. Yang penting nge-gas dulu buat makan. Saya pun yang cuma sebagai “sopir” meng-iyakan wae. Mengingat beberapa minggu kemarin, “bencana kelaparan” menimpa pada diri saya sendiri hingga harus di evakuasi sama doi selama dua hari-dua malam di salah satu rumah sakit swasta di Jogja. Parah banget kan? atau emang ane aja yang lagi sial, mau ngirit malah kantong keclurit. Wkwkwkw. Semoga aja ini yang terakhir dan harapannya diberi sehat terus. Uaaamin. #btw sebenarnya emang lagi kurang enak badan dan telat makan, so kolaborasilah mereka memproduksi asam lambuh berlebih. Dasar.

Balik lagi ke siang ini. Jadi kesimpulannya, hari ini pasukan pemadam kelaparan bergegas menuju TKP yang telah disepakati secara seksama dan sesingkat-singkatnya. Dimana itu? Yup, Nge-gas ke-arah utara Jogja alias Sleman Mania, biar dekat dengan studi area tugas kuliah. Biar terasa aroma-aroma tugas di setiap masakannya. Maklum, kalau udah makan, lupa mulu urusannya soal tugas. Kalau lapar ngakunya gak bisa ngejaian tugas, giliran udah kenyang pura-pura lupa. Kenyang nih, jadi ngantuk. Hahaha. Siapa yang juga sering begini angkat kaki, ayoo.

Menuju Tekape "Resto Jejamuran"

Warung Makan Kuliner Resto Jejamuran dihitung jaraknya pakai meteran dari kampus Pascasarjana UGM sampe tekape hanya sekitar 16 km. Lumayan jauh, tapi juga gak terlalu dekat. Kira-kira sekitar 20 menit dengan perjalanan menggunakan transportasi sepeda motor. #Jangan percaya kalua diukur beneran ya, Cuma estimasi pakai google map. Hehehe

Untuk menekan laju penggunaan bahan bakar minya (bbm) yang kian meningkat, sekiranya kami-kami ini yang “mengaku” pernah belajar materi natural resources pun tidak menyia-nyiakan untuk berhemat. Buktinya, kami ke sana berboncengan, cuma aku aja sih yang sendirian. Sedangkan lainnya berduet maut duo IPDN (mas Deny dan mas Rizki) dan satunya lagi duet maut KLHK (mbak Dewi dan mas Bams).

Lokasi Resto Jejamuran Yogyakarta

Jejamuran Resto beralamat di Jalan Pendowoharjo, Niron RT 01, RW 20, Kabupaten Sleman. Bagi yang penasaran bisa langsung icip-icip ke lokasi. Kalau masih bingung ke lokasi, bisa di cek melalui google map.  Untuk waktu buka restonya setiap hari mulai jam 09.00 wib sampai dengan jam 21.10 wib. Sedangkan untuk masalah harga, sepertinya memang setara dan sebanding dengan kualitas yang diberikan.

Google Map


Resto Jejamuran Yogyakarta

Dari namanya sudah bisa ketebak apa aja menu yang disajikan di sana. Ya jelas Jamurlah, mosok yo mie ayam, bakso, kupat tahu, gudeg, apalagi nasi dang dang. Wkwkwk. Tapi mungkin bisa jadi sih, soalnya ragam aneka jenis masakan semua serba serbi berbahan dari dasar jamur. Untuk saat ini menu yang disajikan misalnya ada sate, tumis, pepes, sup, tongseng yang semuanya itu bahan utamanya bukan dari daging, melainkan dari jamur. Bisa jadi kan, besok entah kapan bakalan ada mie ayam jamur, bakso jamur, kupat jamur, gudeg jamur wkwkwk. Kalau udah ada, selamat mencicipi sekali lagi.

Selain cocok sebagai tempat kuliner makan siang, di Resto Jejamuran ini juga terintegrasi dengan perkebunan jamur dan konsultan budidaya jamur. Mantap juga bagi pengunjung yang tertarik budidaya jamur juga. Pokoknya, keberadaan mereka telah menjamin semua yang tersaji dalam setiap hidangan masakan sudah layak dan teruji kalau jamur segar, nikmat dan bergizi. 

Bagi vegetarian, sepertinya lokasi ini sangat cocok untuk mengganti daging dengan olahan rasa yang sama. Selain itu, lokasi Resto Jejamuran yang rupanya memegang teguh nilai-nilai tradisional di perkuat di sini. Serasa makan di rumah sendiri, balik kampung. Tempatnya nyaman dan asri yang terdiri dari ruang indoor (AC) maupun outdoor (non AC). 

Penataan meja, kursi, taman, hingga toilet serta fasilitas lain lumayan rapi. Gak tanggung-tanggung, di sana juga ada perform live music-nya. Bagi pengunjung yang juga doyan nyanyi atau jago main alat musik bisa nih nyoba berkicau dan unjuk gigi di depan para penikmat kuliner jamur. 

Menu Makanan dan Minuman Resto Jejamuran


Seperti yang sudah dijelaskan, Jejamuran ini semua olahan dari jamur. Jadi ya jamur aja yang ada. Upss, namun yang membedakan adalah olahan rasanya. Ada jamur rasa sate, tongseng, sup, dll. Harga per item olahan makana jamur dan minuman berbeda-beda tergantung yang mau di pilih. Tapi, kami yang datang ber-lima cukup memilih di ruang outdoor dan karena baru pertama kali ingin mencicip, maka rekomendasi  yang tepat adalah pilih paket keluarga aja. Setiap paket sudah lengkap dari A-Z aneka jenis olahan masakan. Enaknya ya kita bisa merasakan semua rasa yang ditawarkan sesuai lidah kita. Btw kalian suka jenis olahan yang mana ya?

Fasilitas Umum di Resto Jejamuran

Di Resto Jejamuran sangat cocok untuk siapa saja, mulai dari tempatnya kumpul buat rapat kantor, kumpul teman kuliah, sampai kumpul keluarga ataupun lainnya. Bahkan, di Jejamuran resto ini memikirkan betul bagi pelanggan atau pengunjung penyandang disabilitas, di sana disedikan jalur khusus, kursi khusus, sehingga mereka merasa tetap enjoy dan menikmati selama berada di sana. Bagi keluarga yang membawa buah hati juga sepertinya tidak lagi kerepotan, pasalnya di sana juga tersedia kursi khusus anak balita hingga taman bermain yang menyenangkan. 

Resto Jejamuran juga menyediakan banyak fasilitas umum, seperti ruang parkir yang luas, toilet, mushola, hingga ruang khusus laktasi. 

Terapi Ikan

Saat hendak mau pulang, di tengah perjalanan sebelum pintu keluar terdapat kolam ikan khusus terapi. Awalnya sih cuma lihat banyak ikan berkumpul pada kaki-kaki pengunjung yang dicelupkan ke dalam air. Untuk mengurangi rasa penasaran, saya dan mas Deni ikut coba-coba juga. Berrrrrrr.. rasanya geli-geli gemelitik di area kaki. Sepertinya ikan nih doyan banget ama bau kakiku? Wkwkwk. Padahal bau banget, tapi kok yo doyan banget iki. Tolong nanti di cek ya, siapa tau habis ini si ikan pada muntah keracunan bau kaki. Wkwkwk

Menurut undang-undang, ehh tempelan maksudnya yang di pasang di sisi kolam menyebutkan bahwa tupoksi si ikan ini sebagai penerapis. Jadi konon diwasiatkan untuk memberikan terapis kepada para pengunjung yang menyetorkan kaki-kakinya ke dalam ikan. Tanpa komando, gercep sudah kerjaannya langsung mengumpul di kaki-kaki. 

Terima kasih ya masyarakat ikan sudah berkumpul demi bau kaki saya yang aduhai. Semoga kalian tidak muntah-muntah habis ini. Sukses untuk pekerjaannya. 

Karena waktu sudah menunjukkan pukul 02.00 wib, saatnya lekas pulang. Semoga lain waktu masih bisa berkunjung lagi ke jejamuran Resto. Hal yang paling berkesan tentu rasa masakan yang cukup khas dan si ikan-ikan ini. Mantep Pol pokoknya. Penasaran? Langsung aja yak ke Jejamuran. Kalau g tau, bisa kok saya antarkan hehehe. #Modus.

Ahmad Syaiful Hidayat
Sleman Yogyakarta, 10 Desember 2018

9 Responses to "Keluyuran Sambil Makan Siang di Resto Jejamuran Yogyakarta"

  1. Kangen jogya. Terakhir kesana 3 th yg lalu

    ReplyDelete
  2. Enak juga nih untuk referensi dolan...

    ReplyDelete
  3. Kangen Yogya,,hehe. Padahal belum pernah ke sana. hiihi. Kepengen barangkali ya mas. Salam kenal mas fari Bukittinggi,

    ReplyDelete
  4. MAKanan disini semua rekomendasi banget kak enak2.. alhamdulilah kemarin pas ke Jogja aku kesampaian juga makan di sini

    ReplyDelete
  5. Waini, saya paling suka kalo berkunjung ke resto satu ini. makan jadi lahap karna lauknya saya doyan... apalagi pake sate jamur... endeus

    ReplyDelete
  6. Enaak..paling suka sate jamurnya.. Yummy...

    ReplyDelete
  7. Udah 13 tahun di Jogja dan belum pernah makan di sini, sedih akutuuu.. Padahal banyak yg bilang menunya enak-enak. Kudu secepatnya diagendakan makan di situ ah :)

    ReplyDelete
  8. Wah, aku udah lama banget ga ke Jejamuran. Btw, itu keluyurannya kurang jauh dari kampus mas... Tapi jujur makanan di jejamuran itu emang bikin kangen... :-D

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel