Panduan Sholat Tarawih di Rumah Bersama Keluarga

Panduan Sholat Tarawih Di Rumah Bersama Keluarga

Panduan Sholat Tarawih di Rumah Bersama Keluarga. Sebelumnya, IPUNG.NET mengucapkan selamat datang bulan suci Ramadhan 1414 H / 2020 M. Selamat menunaikan ibadah dari rumah yang menjalankannya. Semoga kualitas ibadah kita semua semakin meningkat meskipun dilakukan hanya dari rumah.

Ibadah dari rumah tentunya karena anjuran pemerintah untuk dapat segera memutus mata rantai penyebaran covid-19 atau corona yang lagi mewabah saat ini. Beberapa diantaranya adalah bekerja dari rumah dan belajar dari rumah.

Baca juga: Cara Membuat Buku Aktifitas Ramadhan Siswa Online

1 Ramadhan 1414 H pada tahun 2020 M ini tepat jatuh pada hari Jum'at 24 April 2020. Keputusan ini berdasarkan hasil sidang isbat yang dilaksanakan kementerian Agama dan pihak terkait dalam menentukan posisi hilal sehingga dapat menetapkan tanggal ramadhan yang  tepat. Sidang isbat dilaksanakan pada hari Kamis, 23 April 2020 melalui telekonferensi.

Hasil sidang isbat memutuskan bahwa 1 Ramadhan 1414 H / 2020 jatuh pada tanggal 24 April 2020.

Guna mempersiapkan ibadah puasa, hal yang pertama kali di cari masyarakat adalah jadwal imsakiyah dan jadwal buka puasa. Selain itu jadwal sholat sebagai panduan waktu untuk melaksanakan ibadah dari rumah juga tidak kalah diperhitungkan.

Bagi yang belum mempunyai Jadwal Imsakiyah Jogja bisa dilihat di bawah ini ya.

Panduan Sholat Tarawih Di Rumah Bersama Keluarga

Keutamaan Sholat Tarawih 

Pelaksanaan ibadah saat bulan Ramadhan tidak hanya berpuasa di siang hari, namun juga ada pelaksanaan ibadah di malam harinya yakni Sholat Tarawih dan dilanjutkan Sholat Witir. Sholat tarawih adalah ibadah sholat sunnah yang dikerjakan umat muslim setelah mengerjakan ibadah sholat isya selama bulan Ramadhan. Hal yang menarik bila kita melaksanakan sholat tarawih adalah pahala yang berlipat ganda. Pasalnya, di bulan suci ramadhan, Allah swt akan melipat gandalan semua amalam manusia yang melaksanakan kewajiban dan menjauhi segala larangannya.

Bahkan salah satu keutamaan sholat Tarawih adalah pahala besar dan ampunan terhadap dosa-dosa yang pernah diperbuat manusia. Adapun berdasarkan hadist Rasullulah SAW Pernah bersabda "Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan berikhlas, maka diampuni dosa yang telah lampau. (HR. Bukhari, Muslim).

Berdasarkan anjuran dari pemerintah seperti yang  disinggung sebelumnya, yakni agar masyarakat dapat melaksanakan dari rumah guna memperkecil risiko penularan covid-19. Perlu diketahui bahwa ibadah dari rumah untuk sholat tarawih diperkuat dari keputusan MUI (Majlis Ulama Indonesia) No. 14 Tahun 2020.

MUI menyerukan agar umat muslim yang berada di zona merah dengan potensi penularan corona tinggi atau sangat tinggi dianjurkan untuk beribadah dari rumah bukan di masjid/mushola.

Bagi yang belum terbiasa melaksanakan ibadah Sholat Tarawih di rumah, jangan khawatir untuk tidak bisa. Sholat tarawih pada dasarnya memiliki bacaan sholat yang sama dengan sholat lima waktu lainnya. Hanya saja ada beberapa tata cara sholat tarawih yang membedakan dengan sholat fardhu.

Sholat tarawih dapat dilakukan secara berjamaah atau sendirian di rumah. Berikut ini tata cara sholat tarawih dari rumah.

Niat Sholat Tarawih 

Bacaan niat sholat tarawih bagi imam sholat (2 rakaat) sebagai berikut.

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli Sunnatat-taraawiihi rok'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'alaa

Artinya:

"Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT."

Bacaan niat sholat tarawih bagi makmum sholat (2 rakaat) sebagai berikut.

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli Sunnatat-taraawiihi rok'ataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillaahi ta'alaa

Artinya:

"Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT."


Tata cara Sholat Tarawih di Rumah

1. Baca Doa Niat Sholat Tarawih (Sebagai Imam/Makmum) seperti di atas.
2. Niat dalam hati
3. Takbiratul Ihram / mengucap takbir (Allahuakbar)
4. Membaca Surat Al-Fatihah
5. Membaca Surat dalam Alqur'an
6. Rukuk
7. I'tidal
8. Sujud Pertama
9. Iftirasy (Duduk Diantara Dua Sujud)
10. Sujud Kedua
11. Berdiri Rakaat kedua dan lakukan gerakan sama seperti rakaat pertama.
12. Membaca Alfatihah
13. Membaca surat Alquran
14. Ruku'
15. I'tidal
16. Sujud
17. Iftirasy (Duduk Diantara Dua Sujud)
18. Sujud kedua
19. Tasyahud Akhir
20 Salam

Sholat tarawih yang dikerjakan di atas adalah 2 rakaat. Salam pada rakaat kedua jika memilih dua rakaat salam. Namun bila anda ingin melaksanakan empar takaat maka pada rakaat kedua tidak tasyahud akhir melainkan langsung berdri melanjutkan rakaat ke-tiga dan ke-emapat. Jika sudah rakaat keempat maka setelah duduk diantara dua sujud bisa tasyahud akhir.


Panduan Sholat Witir

Bila kita sudah melaksanakan sholat tarawih 8 rakaat atau 20 rakaat, maka setelah itu kita diperbolehkan melanjutkan sholat witir setidaknya 1 rakaat atau biasa dilakukan 3 rakaat.

Niat Sholat Witir (1 Rakaat)

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًاِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal witri rok ‘atan mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman / imaman) lillaahi ta’alaa

Artinya:

“Saya niat shalat witir satu rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah ta’alaa”

Niat Sholat Witir (3 Rakaat)

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’alaa

Artinya:

“Saya berniat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat menjadi (ma’muman/imaman) karena Allah ta’alaa”

Doa Setelah Sholat Tarawih 

Setelah sholat tarawih yang dapat dilakukan adalah membaca doa-doa. Adapun setelah usai melaksanakan ibadah tersebut, kita dapat memanjatkan doa. Berikut ini adalah doa kamilin yang bisa di baca.

اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لَوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَمِنْ حُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allâhummaj‘alnâ bil îmâni kâmilîn. Wa lil farâidli muaddîn. Wa lish-shlâti hâfidhîn. Wa liz-zakâti fâ‘ilîn. Wa lima ‘indaka thâlibîn. Wa li ‘afwika râjîn. Wa bil-hudâ mutamassikîn. Wa ‘anil laghwi mu‘ridlîn. Wa fid-dunyâ zâhdîn. Wa fil ‘âkhirati râghibîn. Wa bil-qadlâ’I râdlîn. Wa lin na‘mâ’I syâkirîn. Wa ‘alal balâ’i shâbirîn. Wa tahta lawâ’i muhammadin shallallâhu ‘alaihi wasallam yaumal qiyâmati sâ’irîna wa ilal haudli wâridîn. Wa ilal jannati dâkhilîn. Wa min sundusin wa istabraqîn wadîbâjin mutalabbisîn. Wa min tha‘âmil jannati âkilîn. Wa min labanin wa ‘asalin mushaffan syâribîn. Bi akwâbin wa abârîqa wa ka‘sin min ma‘în. Ma‘al ladzîna an‘amta ‘alaihim minan nabiyyîna wash shiddîqîna wasy syuhadâ’i wash shâlihîna wa hasuna ulâ’ika rafîqan. Dâlikal fadl-lu minallâhi wa kafâ billâhi ‘alîman. Allâhummaj‘alnâ fî hâdzihil lailatisy syahrisy syarîfail mubârakah minas su‘adâ’il maqbûlîn. Wa lâ taj‘alnâ minal asyqiyâ’il mardûdîn. Wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammadin wa âlihi wa shahbihi ajma‘în. Birahmatika yâ arhamar râhimîn wal hamdulillâhi rabbil ‘âlamîn.

Artinya:
“Yaa Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban- kewajiban, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat , yang ridha dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih."

"Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya.

"Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”


Doa Setelah Sholat Witir

Setelah sholat witir yang dapat dilakukan adalah membaca doa-doa. Adapun setelah usai melaksanakan ibadah tersebut, kita dapat memanjatkan doa. Berikut ini adalah doa yang bisa di baca.

Allahuma inna nasaluka iimaanan daaimaan, wanasaluka qalban khaasyian, wanasaluka ilman naafiaan, wanasaluka yaqiinan shaadiqon, qnasaluka amalan shaalihan, wanasaluka diinan qayyiman, wanasaluka khairan katsiran, wanasalukal afwa walaafiyata, wanasaluka tamaamal aafiyati, wanasalukasyukra alal aafiyati, anasalukal ghinaaaaninnaasi.

Allahumma rabbanaa taqabbal minna shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhusyuanaa watadhorruanaa wataabbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaahu yaa allaahu yaa allaahu yaa arhamar raahimiin. Washallallaahu alaa khairi khalqihi muhammadin qaalaa aalihi washahbihiajmaiina, walhamdulillahirabbilaalamiin

Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang saleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia

Ya Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami salat kami, puasa kami, salat malam kami, kekhusyuan kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami. Ya Allah Ya Allah Ya Allah Wahai Dzat yang Paling Penyayang di antara para penyayang. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baiknya makhluk-Nya, Muhammad, keluarga, dan sahabatnya semua. Segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.

Setelah membaca doa di atas, kita dapat melanjutkan membaca bacaan niat untuk puasa hari besoknya.

Doa Niat Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa."

Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Lebih jelasnya yuk simak pejelasannya di video berikut ya.


Demikianlah Panduan Sholat Tarawih Di Rumah Bersama Keluarga. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Aaminn.

Jadwal TVRI dan Materi Belajar dari Rumah Minggu Ke-3 (27 April 2020-3 Mei 2020) - Klik di Sini
Jadwal TVRI Belajar dari rumah dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan penyiaran TVRI dan Kemdikbud RI. Perubahan Jadwal acara TVRI akan disiarkan lebih lanjut.

Soal dan Jawaban Pembelajaran di TVRI (27 April 2020-3 Mei 2020)

1. Jenjang SD Kelas 1-3 - (Lihat di sini)
2. Jenjang SD Kelas 4-6 - (Lihat di sini)
3. Jenjang Kelas SMP - (Lihat di sini)
4. Jenjang Kelas SMA - (Lihat di sini)

Update Artikel Gratis?

0 Response to "Panduan Sholat Tarawih di Rumah Bersama Keluarga"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Kamu suka artikel di atas? Jika suka silahkan bagikan artikel ini.