Cara Beribadah Sholat Idul Fitri 1441 H Lengkap di Rumah

Cara Beribadah Sholat Idul Fitri 1441 H Lengkap di Rumah
Cara Beribadah Sholat Idul Fitri 1441 H Lengkap Di Rumah - Hari raya Idul Fitri 1441 H / 2020 M kali ini berbeda suasana dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini lantaran mewabahnya virus berbahaya covid-19 atau yang sering kita dengar virus corona.

Sholat Idul Fitri 1441 H / 2020 M dianjurkan pemerintah untuk tetap dilaksanakan di rumah untuk mencegah penularan wabah pandemi virus corona. Anjuran tersebut juga diperkuat dari dikeluarkannya Fatwa MUI yang salah satunya menyebutkan untuk tidak melaksanakan Sholat Idul Fitri  di Masjid, Mushola atau Lapangan terbuka bagi wilayah zona merah.

Sholat Idul Fitri tahun ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, 24 Mei 2020. Hal ini sesuai dari keputusan pemerintah berdasarkan hasil sidang Isbat yang digelar oleh Kemenag.Adapun penetapan tersebut langsung disampaikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia pada siaran langsung hari Jum'at, 22 Mei 2020.

Sholat Idul Fitri 1441 H / 2020 M di Rumah

Berdasarkan himbauan pemerintah untuk tetap menjalankan ibadah Sholat Idul Fitri 1441 H di rumah, maka masyarakat perlu mengetahu bagaimana tata cara sholat Idul Fitri yang benar sesuai dengan syariat Islam.

Adapun panduan Sholat Idul Fitri di rumah untuk lebaran 2020 yang jatuh pada hari Minggu, 24 Mei 2020 dapat disimak ulasannya di bawah ini.

Sholat Idul Fitri 1441 H / 2020 M Di Rumah Secara Berjamaah atau Sendirian
Adapun sholat Idul Fitri dapat dilaksanakan di rumah baik secara berjamaah minimal 4 orang (1 orang imam dan 3 makmum) atau dapat dilaksanakan sendirian. Hal ini berdasarkan keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 28 Tahun 2020 untuk masyarakat Indonesia di tengah pandemi virus corona.

Hukum Sholat Idul Fitri

Sholat Idul Fitri merupakan ibadah yang hukumnya sunah muakkadah bagi muslim yang dilaksanakan pada pagi hari baik secara berjamaah amupun sendirian atau munfarid.

Amalan Sunah Sebelum Sholat Idul Fitri

Sebelum melaksanakan Sholat Idul Fitri ada terdapat beberapa amalan sunah yang dapat dilakukan untuk menambah pahala bagi yang dapat melaksanakannya. 6 Amalah sunah yang dianjurkan sebelum melaksanakan Sholat Idul Fitri adalah sebagai berikut

1. Mandi dan Memotong Kuku
Ibadah Sholat Idul Fitri harus dalam kondisi yang bersih atau suci. Oleh karena itu kita dianjurkan untuk mendi dan memotong kuku sebelum melaksanakan ibadah Sholat Idul Fitri. Hal ini dilakukan agar badan kita benar-benar bersih baik dari hadas besar maupun hadas kecil.

2. Pakai Pakaian Terbaik dan Minyak Wangi
Badan bersih setelah mandi dianjurkan untuk menggunakan pakaian yang bersih dan terbaik yang kita miliki. Setelah itu dianjurkan pula untuk menggunakan minyak wangi-wangian agar dalam beribadah dapat merasa nyaman.

Adapun Rasullulah pernah mengatakan kepada sahabat agar menggunakan pakaian terbaik dan minyak wangi. Hal ini sesuai dari riwayat hadist yang berbunyi: “Rasulullah SAW memerintahkan kami agar pada hari raya mengenakan pakaian terbaik, memakai wangi-wangian terbaik,” (HR Hakim).


3. Makan Sebelum Sholat Idul Fitri
Sebelum melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri kita dianjurkan untuk makan atau sarapan terlebih dahulu. Hal ini sebagai tanda bahwa kita tidak lagi berpuasa atau puasan telah berakhir.

Rasullulah sebelum keluar rumah untuk melaksanakan Ibadah Sholat Idul Fitri memakan buah kurma terlebih dahulu. Hal ini sesuai dari hadist riwayat Malik bin Anas.

4. Perbanyak Takbir hingga menjelang Sholat Idul Fitri
Berkumandang takbir biasa dimulai sejak malam hingga menjelang sholat Idul Fitri. Hal ini sebagaimana firman Allah yang terdapat dalam Qur'an Surat Al-Baqoroh Ayat 185 sebagai berikut.

"...dan hendaklah kamu sempurnakan bilangan shaum serta bertakbir (mengagungkan) Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukuran," (al-Baqarah:185).

5. Memilih Rute Jalan Berangkat dan Pulang Berbeda
Rute perjalanan menuju tempat Sholat Idul Fitri pada saat hendak berangkat dan saat pulang dianjurkan berbeda. Untuk anjuran nomor 5 ini dilakukan apabila kita melaksanakan sholat di masjid, mushola atau tanah lapangan.

Hal ini didasarkan pada Hadist Riwayat Abu Dawud yang mengatakan bawah "Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW pernah melaksanakan salat Ied dengan mengambil satu jalan pada saat pergi dan mengambil rute jalan lainnya pada saat pulang" (HR Abu Dawud).

Selain itu, kita juga disarankan untuk memilih rute keberangkatan ke tempat ibadah sholat idul Fitri yang lebih jauh dari pada saat memilih jalan untuk pulang.

6. Saling Mengucapkan Selamat (Tahniah Al-Id)

Saat Idul Fitri disarankan untuk mengucapkan selamat dan saling mendoakan antar umat muslim.

Kalimat yang diucapkan di antaranya, Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, artinya semoga Allah menerima amal kami dan kalian.

Niat Sholat Idul Fitri 


أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) لله تعالى

Ushalli sunnata li'idil fithri rak'ataini (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'ala.

Artinya: Aku berniat shalat sunah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.

Panduan Tata Cara Sholat Idul Fitri di Rumah

1. Sholat Idul Fitri bisa dilaksanakan berjamaah dengan keluarga atau sendirian

Jika dilakukan secara berjamaah maka minimal jamaah harus empat orang dengan rincian, satu orang menjadi imam dan ketiga lainnya jadi makmum.

2. Perbanyak membaca bacaan takbir, tahmid dan tasbih sebelum melaksanakan Sholat Idul Fitri.

3. Memulai Sholat tanpa Azan dan Iqamah tapi dengan seruan "Ash-sahalata jami'ah"

4. Setelah itu mulai baca doa niat Sholat Idul Fitri

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) لله تعالى

Ushalli sunnata li'idil fithri rak'ataini (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'ala.

Artinya: Aku berniat shalat sunah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.

5. Mengangkat kedua tangan sambil membaca takbiratul ihram

6. Setelah itu melanjutkan baca doa iftitah.

7. Membaca takbir sebanyak tujuh kali selain takbiratul ihram dan di antara tiap takbir dianjurkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhanallah walhamdu lillahi wa la ilaha illallahu wallahu akbar.

8. Membaca surah Al-Fatihah, dan dilanjutkan surah pendek dalam Al-Qur'an.

9. Ruku', sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri kembali seperti shalat biasa.

10. Pada rakaat kedua, sebelum membaca Al-Fatihah disunahkan mengucap takbir sebanyak lima kali dan sambil mengangkat tangan (di luar takbir saat berdiri dari sujud).

11. Membaca surah Al-Fatihah, dan diteruskan membaca surah pendek lainnya.

12. Ruku', sujud, dan seterusnya hingga salam.

13. Setelah salam, disunahkan mendengarkan khutbah Idul Fitri.

14. Setelah shalat Idul Fitri, khatib dianjurkan untuk melaksanakan khutbah.

15. Namun, apabila jumlah jamaah kurang dari empat orang atau dalam pelaksanaannya di rumah tidak ada yang mampu, maka boleh tanpa khutbah.

Contoh Khutbah 7 Menit Sholat Idul Fitri di Rumah

Sholat Idul Fitri dapat dilaksanakan berjamaah bersama keluarga di rumah. Adapun salah satunya dianjurkan untuk mengisi khutbah sholat Idul Fitri bagi yang mampu. Berikut ini contoh Khutbah Sholat Idul Fitri 7 Menit

KHUTBAH I


اللهُ أَكْبَر اللهُ أَكْبَر اللهُ أَكْبَر، اللهُ أَكْبَر اللهُ أَكْبَر اللهُ أَكْبَر، اللهُ أَكْبَر اللهُ أَكْبَر اللهُ أَكْبَر. اللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلهِ كثيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأصِيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ اللهُ أَكْبَرْ وَ للهِ اْلحَمْدُ اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لآ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اللّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّد وَ عَلَى أَلِ سَيِّدِنا مُحَمّدٍ أَمَّا بَعْدُ: فَيَاَيُّهَا اْلإخْوَانُ، أُوْصِيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ، قَالَ اللهُ تَعَالَى: أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ اْلعَظِيْمُ

Saudaraku/ keluargaku yang dirahmati Allah.

Pada saat ini, hal yang harus kita semua lakukan adalah mengucap banyak rasa bersyukur. hal ini dikarenakan bulan suci Ramadhan baru saja kita lalui bersama dengan baik meski dalam bentuk suasana berbeda dari Ramadhan sebelumnya.

Kita semua saat ini memang tengah diuji Allah karena adanya wabah pendemi virus Corona yang memiliki tingkat bahaya luar biasa, sehingga amal ibadah kita banyak yang biasanya dilaksanakan dengan berjamaah di masjid, seperti shalat lima waktu, shalat Jumat, shalat tarawih dan shalat Idul Fitri dan lain-lain, tetapi harus kita laksanakan di rumah berdasarkan anjuran ulama dan pemerintah.

Saudaraku/keluargaku yang dirahmati Allah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an, surat Ani-Nisa’, ayat 59 :


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّـهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan kepada para pemimpin di antara kamu.”

Sudah dua bulan lebih kita terkurung dalam rumah sehingga kita tidak bebas berkegiatan di luar rumah termasuk dalam menjalankan ibadah shalat berjamaah.

Saat ini pun kita melaksanakan shalat Idul Fitri di dalam rumah dan bukannya di masjid sebagaimana lazimnya.

Kita harus sabar menerima kenyataan ini karena apa yang kita lakukan tidak lain adalah dalam rangka menaati Allah, Rasulullah, para ulama dan umara yang intinya agar kita selamat dari ancaman wabah virus Corona.

Memang sebagai orang beriman, kita wajib taat kepada Allah. Ketaatan kepada Allah membawa konsekuensi kita juga harus taat kepada Rasul-Nya sebagaimana ditegaskan dalam ayat tersebut.

Tidak hanya itu, taat kepada Rasul-Nya membawa konsekuensi kita juga harus taat kepada ulama sebagai pewarisnya dan konsekuensi berikutnya kita harus taat kepada Ulil Amri atau pemerintah yang sah.

Jadi dengan selesainya kita melaksakanakan ibadah puasa, kita berharap mudah – mudahan ibadah kita ini diterima Allah SWT dan dosa-dosa kita diampuni.

Kita berdoa semoga ketaatan kita kepada semua pihak tersebut termasuk yang terkait dengan kebijakan karantina atau social distancing untuk menghindari bahaya virus Corona akan dibalas oleh Allah dengan segera dilenyapkan-Nya wabah ini dari muka bumi ini. Amin Ya Rabbal Alamin.


أعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطنِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ. إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الاَبْتَرُ بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيِّاكُمْ بما فيه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاوَتَهُ اِنّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ.. فَاسْتَغْفِرُوْا اِنَّهُ هُوَاْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ


KHUTBAH II



اللهُ اَكْبَرْ (٣×) اللهُ اَكْبَرْ (٤×) اللهُ اَكْبَرْ كبيرا وَاْلحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الله بُكْرَةً وَ أَصْيْلاً لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَللهِ اْلحَمْدُ .اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيِنَ، أَشْهَدُ أَنْ لآ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ألِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدَ : يَا أَيُّهَا النَّاسُ ا اتَّقُوا الله. قال الله تعالى: أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. اَلَّلهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلْاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ


Demikianlah Cara Beribadah Sholat Idul Fitri 1441 H Lengkap di Rumah yang berisi niat sholat Idul Fitri, Hukum Sholat Idul Fitri, Panduan Tata Cara Sholat Idul Fitri, dan terkahir sedikit contoh Khutbah Sholat Idul Fitri 7 Menit.

Update Artikel Gratis?

0 Response to "Cara Beribadah Sholat Idul Fitri 1441 H Lengkap di Rumah"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Kamu suka artikel di atas? Jika suka silahkan bagikan artikel ini.